Kamis, 20 April 2017

Letak Geografis Indonesia Sebagai Modal Dasar Pembangunan

Letak Geografis Indonesia Sebagai Modal Dasar Pembangunan


Disusun oleh
Syahniez Puspita Soraya
17816231
 1MA11



UNIVERSITAS GUNADARMA
2017



KATA PENGANTAR

Bissmilahi Rahmanirrahim
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkah dan rahmat-Nya, saya dapat menyelesaikan tugas Pendidikan Kewarganegaraan ini dengan tepat waktu yang merupakan salah satu Mata Kuliah di Universitas Gunadarma.
Adapun isi makalah ini mengenai ”Letak Geografis Indonesia Sebagai Modal Dasar Pembangunan”, yang membahas akan pentingnya pengaruh letak geografis Indonesia menjadi modal pembangunan negara Indonesia.
Saya mengucapkan terima kasih kepada dosen saya dan semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini. Semoga makalah ini dapat diterima dengan baik dan bermanfaat khususnya bagi saya dan semoga Allah SWT meridhoi kegiatan saya ini. Amin.

Wassalamualaikum Wr Wb


                                                                                           Jakarta, 15 Maret 2017




                                                                                         Syahniez Puspita Soraya






DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
PENDAHULUAN 1
I.                   Latar Belakang 1
II.                Rumusan Masalah 1
III.             Tujuan Penulisan 1
PEMBAHASAN 2
PENUTUPAN 4
I.                   Kesimpulan 4
II.                Daftar Pustaka 4
DAFTAR PUSTAKA 5






BAB 1
PENDAHULUAN

       I.            Latar Belakang
            Negara Indonesia memiliki posisi geografis yang sangat unik dan strategis. Indonesia terletak diantara dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia serta terletak di antara dua samudera yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Hal ini menyebabkan Indonesia terletak pada posisi yang dapat dijadikan modal karena berada di jalur perdagangan dan pelayaran internasional. Indonesia menjadi tempat persinggahan untuk para pedagang, eksportir, importir, dan para perantara perdagangan dari luar negeri yang akan melaksanakan kegiatan ekonominya di Benua Asia menuju ke Benua Australia atau sebaliknya. Di tempat transit atau persinggahan itu para pelaku kegiatan ekonomi luar negeri banyak melaksanakan transaksi dengan warga domestik yang membawa keuntungan besar untuk dunia perekonomian Indonesia.

    II.            Rumusan Masalah
Letak geografis Indonesia sebagai modal dasar pembangunan

 III.            Tujuan Penulisan
1.      Mahasiswa dapat mengetahui letak geografis Indonesia dan seberapa pengaruhnya dengan kemajuan negara
2.      Mahasiswa dapat lebih menghargai bangsa Indonesia
3.      Mahasiswa dapat memanfaatkan potensi-potensi dari letak geografis Indonesia




BAB 2
PEMBAHASAN

Letak geografis adalah letak suatu wilayah berdasar kenyataannya di permukaan bumi. Secara geografis Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudera. Letak geografis Indonesia memberikan keuntungan dari berbagai aspek baik dari aspek ekonomi, sosial atau kebudayaan. Dari segi ekonomi, Indonesia adalah persimpangan lalu lintas dunia dan titik persilangan kegiatan ekonomi dunia. Dari aspek sosial letak geografis Indonesia menyebabkan bangsa Indonesia mudah berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain sehingga proses interaksi antarbangsa lebih mudah terjalin. Masyarakat Indonesia bisa menjalin hubungan baik dengan masyarakat benua Asia dan masyarakat benua Australia. Indonesia yang terletak di posisi silang (cross position) menyebabkan Indonesia banyak mempunyai mitra kerjasama dengan negara-negara berkembang. Dari aspek budaya, bangsa Indonesia mempunyai budaya yang sangat bermacam-macam dari berbagai suku bangsa. Suku- suku bangsa di Indonesia terpisah di berbagai pulau. Hal ini menyebabkan keberagaman budaya tercipta dan bahkan terkadang terjadi asimilasi serta akulturasi budaya lokal dengan budaya asing.

Potensi letak geografis Indonesia yang strategis sangat menunjang dalam kemajuan kegiatan perekonomian negara Indonesia sebab Indonesia terletak di jalur perdagangan internasional. Letak geografis Indonesia menyebabkan keberagaman dalam berbagai hal seperti keragaman tumbuhan dan fauna, keberagaman jenis tanah, keberagaman vegetasi,  dan sebagainya. Keberagaman vegetasi ini dipengaruhi oleh keadaan iklim Indonesia yaitu beriklim topis. Indonesia juga mempunyai potensi kekayaan alam yang banyak seperti kekayaan hasil hutan, hasil tambang, hasil perkebunan yang bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Sifat dan karakteristik geografis Indonesia ditinjau dari aspek iklim, adalah negara humid tropik yang berpengaruh pada kehidupan tumbuhan, satwa dan manusia, sehingga sebagian besar sumberdaya lahan adalah lahan yang subur untuk pertanian. Kondisi laut yang membentang mempunyai potensi ikan dan keindahan alam serta berfungsi sebagai penghubung antar pulau. Sumberdaya manusia yang beragam, suku, agama, tradisi dan budaya serta bahasanya adalah aset sosio-kultural geografis yang penting dikembangkan sebagai aset kearifan lokal dalam pembangunan wilayah dan pengelolaan sumberdaya serta lingkungan. Posisi geografis Indonesia di antara benua Australia dan Asia adalah aspek spasial global yang dapat dijadikan sebagai daya tarik kerjasama antar negara bersama dengan negara-negara ASEAN. Aspek geo-ekonomi dan politik Indonesia berpengaruh besar pada perkembangan kerjasama di berbagai bidang.

Posisi geografis Indonesia yang strategis dapat menjadi suatu kelebihan untuk bangsa Indonesia. Letak Indonesia yang strategis itu tidak hanya wilayah laut namun juga didukung oleh wilayah udara. Potensi yang dimiliki Indonesia ini akan memiliki manfaat jika masyarakat Indonesia mampu mengelola sumber daya alam yang ada dengan baik. Jika masyarakat mampu menggali dan memanfaatkan potensi kekayaan alam yang ada  maka bisa menambah komoditi ekspor Indonesia. Jika komoditi ekspor Indonesia semakin bermacam-macam maka akan menyebabkan semakin majunya kegiatan perdagangan internasional Indonesia dan bisa meningkatkan devisa negara. Selain itu, Indonesia mempunyai iklim musim yang menyebabkan pergantian musim kemarau dan penghujan. Keadaan iklim Indonesia menjadikan komoditas pertanian yang dihasilkan di Indonesia mempunyai keunikan tersendiri dari daerah lainnya. Letak Indonesia yang strategis seharusnya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sehingga membawa akibat positif untuk kebaikan perekonomian Indonesia. Namun demikian, untuk mendukung kebaikan perekonomian Indonesia memerlukan beberapa hal seperti sarana telekomunikasi, perdagangan, pelabuhan, sarana transportasi yang memadai, dan infrastruktur lainnya. Hal ini berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi negeri kita.Tidak hanya ekonomi saja, tapi juga dalam bidang transportasi dan komunikasi.

Keunggulan letak geografis Indonesia dalam bidang ekonomi:
1.  Indonesia menjadi tempat singgah para pedagang. Hal ini bisa menjadi peluang untuk mengembangkan potensi wisata Indonesia.
2.      Selain bersinggah, para pedagang asing juga dapat melakukan aktivitas ekspor dan impor
3.      Pedagang juga dapat melakukan transaksi perdagangan atau barter dengan pedagang kita.

Keunggulan letak geografis Indonesia dalam bidang transportasi:
1.      Indonesia bisa melakukan transaksi pembelian alat-alat transportasi, baik darat, laut, maupun udara dari negara lain lewat pedagang asing.

Keunggulan letak geografis Indonesia dalam bidang komunikasi:
1.      Indonesia semakin mudah berhubungan dengan negara lain lewat para pedagang.
2.      Negara kita dapat menjalin hubungan bisnis yang erat dengan negara lain.




BAB III
PENUTUP

I.                   Kesimpulan
Jadi potensi letak geografis Indonesia yang strategis wajib dimanfaatkan dan dikelola sebaik-baiknya oleh bangsa Indonesia supaya membawa keuntungan untuk bangsa Indonesia dan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat karna dapat dijadikan modal pembangunan untuk generasi selanjutnya.

II.                Saran
Karena letak geografis Indonesia, banyak pedagang dan bangsa asing yang singgah ke negara kita. Mereka juga pasti membawa budaya yang berbeda, oleh karena itu kita harus selektif dalam memilih kebudayaan dan bisa membedakan mana kebudayaan yang patut diterima dan mana yang tidak layak untuk diterima di dalam kehidupan masyarakat.



DAFTAR PUSTAKA